
Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November adalah momen bersejarah yang selalu mengingatkan kita pada keberanian para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 2024 ini, SMP IT Utsman Bin Affan merayakan Hari Pahlawan dengan cara yang istimewa, melalui penampilan drama berjudul Perobekan Bendera Belanda yang mengangkat salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

Drama Heroik: “Perobekan Bendera Belanda”
Sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan,Para siswa SMP IT Utsman Bin Affan bersama-sama mempersembahkan sebuah drama bertajuk Perobekan Bendera Belanda. Drama ini mengisahkan keberanian arek-arek Surabaya pada 19 September 1945, ketika mereka memanjat tiang bendera di Hotel Yamato untuk merobek bagian biru bendera Belanda dan mengibarkan Merah Putih sebagai simbol kemerdekaan Indonesia.

Dalam drama tersebut, siswa-siswa memerankan tokoh-tokoh penting, seperti Bung Tomo, pemuda Surabaya, dan pasukan penjajah Belanda. Dengan penghayatan yang luar biasa, mereka berhasil membawa penonton seolah-olah kembali ke masa penuh perjuangan tersebut. Adegan klimaks, di mana salah satu siswa memanjat tiang bendera untuk merobek bagian biru, disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari penonton.
Semangat Kepahlawanan yang Tertanam
Drama ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang efektif. Melalui drama, siswa belajar mengenai keberanian, semangat pantang menyerah, dan cinta tanah air. “Saya merasa bangga bisa ikut serta dalam drama ini. Saya jadi lebih mengerti betapa besar perjuangan pahlawan kita,” ujar salah satu siswa kelas 9 yang memerankan tokoh Bung Tomo.

Penutup
Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2024 di SMP IT Utsman Bin Affan menjadi momen yang penuh makna dan inspirasi. Drama Perobekan Bendera Belanda berhasil menyentuh hati dan menyegarkan ingatan akan perjuangan bangsa. Dengan kegiatan ini, diharapkan semangat kepahlawanan terus menyala dalam diri setiap siswa, mendorong mereka untuk menjadi generasi penerus yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.












Leave a Reply