CEFR (Common European Framework of Reference for Languages) adalah standar internasional untuk mengukur dan menggambarkan kemampuan seseorang dalam berbahasa, terutama bahasa Inggris.
CEFR memegang peran penting dalam bahasa dan pendidikan, tidak hanya di Eropa, tetapi juga di seluruh dunia. CEFR menjadi bagian penting dalam tes kemampuan bahasa untuk menentukan tingkat keterampilan bahasa dan menginterpretasikan kualifikasi bahasa.
CEFR bukan kurikulum atau metode mengajar, tetapi kerangka standar kompetensi. Ia menjelaskan apa yang seharusnya mampu dilakukan siswa dengan bahasa pada setiap level.
Pada dasarnya, penerapan CEFR sudah dilakukan sejak 2019 dengan menerapkan Kurikulum Cambridge, yang memiliki standar global dalam berbahasa sesuai dengan CEFR. Selanjutnya pada 2023 mulai menerapkan CEFR dengan International English Program bekerjasama Mentari dengan pada seluruh jenjang dari KB, TK, SD, SMP di Sekolah Utsman sebagai upaya menyiapkan siswa menjadi warga dunia.
CEFR membagi kemampuan bahasa menjadi 6 tingkat:
| Level | Gambaran sederhana |
|---|---|
| A1 | Pemula — mampu memahami dan menggunakan ungkapan sangat sederhana |
| A2 | Dasar — mampu berkomunikasi dalam situasi sehari-hari |
| B1 | Menengah — mampu berkomunikasi cukup mandiri |
| B2 | Menengah atas — mampu berdiskusi dan memahami teks yang lebih kompleks |
| C1 | Mahir — mampu menggunakan bahasa secara efektif untuk akademik/profesional |
| C2 | Sangat mahir — mendekati kemampuan pengguna bahasa yang sangat terampil |
Untuk Sekolah Utsman, penggunaan CEFR berarti target Bahasa Inggris dapat dibuat terukur, :
KB → Pra A1
TK → A1 awal
SD → A1–A2
SMP → A2–B1
Sehingga target seperti “siswa bisa Bahasa Inggris” diganti menjadi target konkret: siswa mampu berbicara, mendengar, membaca, dan menulis pada level CEFR tertentu.
Evaluasi pelaksanaan CEFR pada kelas International Class Program (ICP) dengan Cambridge Primary Checkpoint untuk siswa kelas 6 SD (fokus pada English atau English as a Second Language). Tes ini bersifat eksternal dan dikoreksi langsung oleh penilai dari Cambridge untuk memberikan laporan kemajuan belajar yang objektif secara internasional.
Pada kelas SD Plus dengan TOEFL Primary untuk mengukur kemampuan dasar, sedangkan jenjang SMP Plus menggunakan TOEFL Junior agar diketahui tingkat kemampuan bahasa Inggris anak secara objektif sesuai standar internasional.

Pelaksanaan CEFR di Sekolah Utsman sudah mendapatkan pengakuan sebagai International English Program oleh Mentari. Mentari Group melalui Mentari Assessment bertindak sebagai Authorized Platinum Centre untuk Cambridge Assessment English di Indonesia.