Triyana Hadi Saputra*
Untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 dan kegiatan pendidikan dapat berjalan seperti biasanya maka pemerintah melakukan beberapa upaya untuk mengurangi angka tersebut yang salah satunya diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem online atau sistem dalam jaringan (daring) sejak bulan Maret 2020. Sistem pembelajaran tersebut dilakukan tanpa tatap muka secara langsung, melainkan dilakukan dengan sistem pembelajaran jarak jauh, termasuk di Sekolah Islam di Surabaya.
Sistem pembelajaran online ini sudah berjalan sekitar enam bulan. Dalam rentang waktu yang cukup lama tersebut telah membuat perubahan yang signifikan dalam diri anak. Tentu banyak pembiasaan antara di rumah dan di sekolah yang jauh berbeda dilihat dari aspek kemandirian dan spiritual. Hampir 85% bisa dikatakan siswa mengalami kemunduran pada aspek tersebut. Hal ini diperkuat oleh laporan orang tua yang mengeluhkan sholat anak-anak sudah tidak tertib (tidak tuma’ninah, tanpa dzikir, di akhir waktu), mengaji perlu diperintah beberapa kali, hafalan AlQur’an banyak yang hilang karena tidak di murojaah sebagaimana kebiasaan saat sekolah.

Dengan mempertimbangkan kondisi siswa yang telah disampaikan oleh wali murid, penulis menyarankan sebaiknya di awal masuk sekolah perlu memfokuskan pada perbaikan ibadah dan kemandirian. Kedua hal tersebut memerlukan pembiasaan dan keteladanan. sedangkan pada aspek akademik telah diupayakan sedemikian rupa pembelajarannya oleh tenaga pendidik melalui video, zoom, google classroom dll.
Contoh kegiatan yang bisa dilakukan diawal masuk antara lain biasanya dilakukan di sekolah islam di Surabaya :
- Penyamaan gerakan sholat
Perlu diingatkan kepada mereka bagaimana gerakan ruku’ yang benar, sujud yang benar, dst.
- Praktek wudhu
Anak-anak diingatkan kembali bagaimana cara membasuh tangan dan kaki yang benar, dan gerakan-gerakan wudhu yang lainnya beseerta dengan doanya.
- Al Qur’an
Anak-anak dipandu memurojaah hafalannya, dan dimotivasi untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an.
- Adab sehari-hari
Adab makan dan minum, adab masuk dan keluar masjid, adab ketika bertemu ustad dan ustadzah,dll.
- Kedisiplinan
Disampaikan kembali tata tertib jam kedatangan, dan peraturan yang lainnya.
- Akhlak mulia
Siswa di arahkan pada karekter jujur, menghormati guru, menyayangi teman, dll.
Setelah hal-hal diatas dilaksanakan, barulah kita tata akademiknya yang mana tentunya ada keterbatasan dengan adanya sistem pembelajaran online. Bisa kita tambal/susulkan kekurangan dari penyampaian pembelajaran yang dirasa perlu. Dengan demikian, kita mampu membentuk generasi yang sukses duniawi dan ukhrowi.
sekolah islam di surabaya, Sekolah Islam di Surabaya, sekolah islam favorit di surabaya, sekolah islam terbaik di surabaya, sekolah islam terpadu di surabaya, sekolah qurani di surabaya, sekolah islam full day school di surabaya, sekolah islam internasional di surabaya, sekolah islam di surabaya gresik, kbit di surabaya, tkit di surabaya, sdit di surabaya, smpit di surabaya














Leave a Reply