Histori
Perubahan peradaban yang disebabkan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjadi latar belakang pendirian Yayasan Utsman bin Affan pada tahun 2005. Keberadaannya didorong oleh idealisme serta keinginan memberikan sumbangan terbaik bagi umat dan bangsa guna mencetak generasi penerus yang berkualitas, baik akidah, akhlaq, maupun intelektualitasnya.
Dalam kurun waktu kehadirannya di tengah masyarakat, Yayasan Utsman bin Affan secara kontinyu penyelenggarakan proses pendidikan berbasis mutu dengan membina kepribadian anak secara islami dan berwawasan global, dengan menekankan inovasi pembelajaran dan semangat berprestasi baik di sekolah ataupun di rumah.
Di samping itu, Yayasan Utsman bin Affan berupaya mengembangkan program-program pendukung guna menstimulasi para pendidik, peserta didik, dan orang tua agar proses pendidikan terus berjalan secara kondusif dan seimbang
Landasan
Dikembangkan dengan landasan filosofi berdasarkan ayat-ayat Alqur’an, di antaranya:
- Visi Hidup yang Tinggi
- Mengabdi kepada Allah
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.(QS. Adz Dzariyat : 56)
- Orientasi Masa Depan
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. Al Hasyr : 18)
- Seimbang
- Mengutamakan Akhirat
“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak .
ada baginya suatu bahagia pun di akhirat.” (QS. Asy-Syura: 20)
- Seimbang Akhirat dan Dunia
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi”(QS. Al Qashshash: 77)
- Mewujudkan Generasi Terbaik
- Rabbani
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mengerjakan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri”.(Faathir:29-30).
- Menyiapkan generasi masa depan
“Dan hendaklah takut kepada Allah, orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan anak keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap kesejahteraannya, Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”(QS. An Nisa’ : 9)
Dari Usman bin Affan r.a. ia berkata, Rasullah Saw. bersabda: “orang terbaik dari kamu ialah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya”.(HR al-Bukhari)
- Berakhlak mulia
- Sebagai Suri Teladan
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu)bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. Al Ahzab : 21)
- Memperbaiki Akhlak
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.” (HR. Al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad no. 273, Ahmad :II/381)
- Kontribusi untuk Masyarakat
- Menyeru kebaikan
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orangyang beruntung.” (QS. Ali Imran : 104)
- Bermanfaat
“Jabir radhiyallau‘anhuma bercerita bahwa Rasulullah bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (Hadits Riwayat ath-Thabrani, Al-Mu’jam al-Ausath, juz VII, hal. 58)












