Semangat Kartini Menyambut Ramadhan
Oleh Rohayati, M. Pd
Assalamu’alaikum Wr Wb
Sahabat Utsman, bagaimana semangat ramadhan tahun ini? Masihkah ada rindu untuk menemuinya?
Bulan suci ramadhan tahun ini jatuh pada bulan April, dimana Indonesia memuliakan sesosok wanita dengan semangat memperjuangkan pendidikan untuk kaum wanita. Ya, beliau adalah Raden Ayu Kartini. Pramudya Ananta Toer pun mengabadikannya dalam buku berjudul “Panggil Aku Kartini Saja” yang diterbitkan antara tahun 1956-1961. Buku ini bukanlah sekedar biografi yang dituliskan dengan runut dan biasa, tapi buku ini adalah sebuah sastra perlawanan yang bisa menyadarkan pembaca akan jalan pikiran Kartini dan perjuangan apa saja yang ia lakukan demi ‘kemerdekaan’ kaum perempuan Indonesia. Maka tak berlebihan bukan, jika nama Kartini selalu terngiang di setiap bulan April, semoga tak sekedar ceremony.
Bahkan sejarah Islam juga mencatat ratusan wanita hebat yang berjuang di bulan ramadhan. Diantaranya adalah Sayyidah Ruqayyah putri Nabi Muhammad saw yang meninggal dibulan ramadhan, Ada juga Hamnah binti Jahsy (perempuan yang berada di barisan belakang perang Uhud), atau Nusaibah binti Sa’ad yang ditinggal suami dan anaknya syahid saat perang, dan berapa ratus pejuang meninggal syahid saat perang Badar di bulan ramadhan.
Sahabat Utsman, semangat kemerdekaan yang Kartini perjuangkan hendaknya memiliki makna lebih luas yaitu merdeka dari kemaksiatan. Sebagaimana menghujamnya semangat shahabiyah bukanlah karena dunia semata. Ada tujuan yang ingin dicapai yaitu menjadi tamu Allah di surga.
Ramadhan bulan mulia bukan sekedar kata terpatri dalam lisan, tapi maknailah dengan dalam. Sebagaimana doa yang kita panjatkan disetiap menjelang ramadhan tak seharusnya hanya ingin dipertemukan dengannya, tetapi mari memohon kepada Allah untuk tidak menyia-nyiakan ramadhan dengan ibadah yang sekedarnya. Berjalan selangkah, melihat surut. Selalu ingatlah akan hari kemudian karena waktu pasti berubah, namun Sang Pencipta waktu tak kan pernah berubah.
Semangat Membersamai Ramadhan dengan Penuh Ketundukan kepada Allah
Wassalamu’alaikum Wr Wb















Leave a Reply