Oleh : Ely Rahmawati, S.Pd
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Alhamdulillahirabbil’alamiin, kita telah memasuki hari 11 dalam bulan suci Ramadhan. Bagaimana kabar puasa Sahabat Utsman semuanya?? Semoga senantiasa dilimpahkan kesabaran oleh Allah SWT ya. Aamiin..
Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, KBTK IT Utsman bin Affan mengadakan kegiatan Tarhib Ramadhan pada hari Kamis, 15 April 2021. Kegiatan kali ini bertema tentang “sabar”. Sabar merupakan pondasi yang paling penting di bulan suci Ramadhan. Berkaitan dengan sabar, ada sosok nabi yang terkenal dengan kesabarannya dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT. Siapakah nabi tersebut? Ya, beliau adalah Nabi Ayyub As. Yuk kita simak kisah singkat dari kesabaran nabi Ayyub As.
Nabi Ayyub As merupakan sosok nabi yang terkenal dengan kesabarannya dalam menghadapi ujian dari Allah SWT. Beliau hidup di sebuah daerah yang bernama Harram di sekitar Syams bersama istri dan 12 anaknya. Nabi Ayyub adalah orang yang sangat kaya raya, mempunyai lahan pertanian yang luas dan binatang ternak yang banyak. Meski demikian nabi Ayub tetap rendah hati dan selalu bersyukur kepada Allah.
20 tahun berlalu Nabi Ayyub diberi cobaan oleh Allah SWT. Semula-mula semua tumbuhan dan binatang ternaknya mati terserang hama penyakit. Kemudian anak-anak Nabi Ayyub yang berjumlah 12 orang meninggal dunia. Dan pada hari berikutnya setelah bangun tidur tubuh Nabi Ayyub dipenuhi luka-luka. Nabi Ayyub menderita penyakit kulit yang mengerikan. Meskipun cobaan demi cobaan menghampiri, namun beliau tetap sabar dan ikhlas menghadapinya.
Hari demi hari telah berlalu, penyakit Nabi Ayyub semakin parah. Sehingga para orang-orang sekitar mengusir beliau bersama istrinya untuk meninggalkan negeri. Akhirnya Nabi Ayyub dan istrinya pergi ke suatu tempat yang jauh dari penduduk.
18 tahun telah berlalu, usia Nabi Ayyub semakin bertambah begitupula dengan penyakitnya yang tidak kunjung sembuh. Setiap hari beliau selalu sabar dan berikhtiar. Sang istripun senantiasa mendampingi beliau. Pada akhirnya, penyakit Nabi Ayyub mempersulitnya dalam beribadah. Kemudian Nabi Ayyub berdo’a memohon kesembuhan kepada Allah SWT. Allah memerintahkan Nabi Ayyub untuk menghentakkan kakinya di tanah. Kemudian dari tanah tersebut keluarlah air yang jernih dan segar. Air tersebut digunakan Nabi Ayyub untuk membersihkan sekujur tubuh beliau, dan seketika itu penyakit beliau hilang. Kulit tubuhnya kembali seperti sedia kala.
Kini Nabi Ayyub telah sembuh dan tidak ada orang-orang yang menjauhinya lagi. Karena kesabaran beliau Allah SWT menganugerahi kembali harta yang berlimpah serta keturunan yang banyak.
Demikian kisah kesabaran Nabi Ayyub As, yang selama 18 tahun sabar menghadapi penyakinya. Kesabaran dari Nabi Ayyub ini bisa kita jadikan teladan di bulan suci Ramadhan. Sabar dalam menahan lapar dan haus dari adzan subuh sampai adzan maghrib serta sabar dalam menghadapi situasi dan kondisi apapun. Semoga kesabaran yang kita miliki tidak berbatas. Aamiin..
Semangat Ramadhan
Semangat menebar kebaikan.
Wassalamualaiakum warahmatullahi wabarakatuh














Leave a Reply