Allâh Azza wa Jalla berfirman:
وَاصْبِرُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
“Dan bersabarlah. Sesungguhnya Allâh beserta orang-orang yang sabar.”
[Al-Anfâl/ 8: 46]
Jelaslah orang-orang yang sabar telah menggenggam ma’iyyah Allah (kebesertaan Allah) ini dengan membawa kebaikan dunia dan akhirat. Sungguh nikmat yang besar mendapatkan ma’iyyah ini dengan berbagai nikmat-Nya baik yang batin maupun yang lahir.
Ketidaktahuan terhadap keutamaan sabar sering menjadi sebab utama salah persepsi tentang kesabaran itu sendiri. Banyak orang yang menyangka bahwa bersabar itu menyebabkan kehinaan. Sabar atau memberi maaf itu identikkan dengan ketidakmampuan dalam melakukan pembalasan.
Ternyata menunjukkan sebaliknya, Allah memberikan kunci kenerhasilan dengan taqwa dan sabar. Firman Allâh Azza wa Jalla,
وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ
“Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allâh mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.”
[Ali Imran/3:120]
Maka bersungguh-sungguh untuk sabar adalah utama apabila hendak meraih kesuksesan. Demikina disampaikan dalam hadits yang shahih, dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ
“Barangsiapa yang sungguh-sungguh berusaha untuk bersabar maka Allâh akan memudahkan kesabaran baginya. Dan tidaklah sesorang dianugerahkan (oleh Allâh Subhanahu wa Ta’ala ) pemberian yang lebih baik dan lebih luas (keutamaannya) dari pada (sifat) sabar.
(HR. Bukhari no.6105)
Benar juga perkataan Umar bin Khattab bahwa sabar adalah ramuan paling menyehatkan dalam hidup.














Leave a Reply