Oleh: Ely Rahmawati, S.Pd
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Alkhamdulillahirabbil ‘alamiin, kita semua senantiasa diberi nikmat lahir dan batin oleh Allah SWT. Jangan lupa untuk selalu bersyukur ya sahabat utsman semuanya.
Sahabat utsman, siapa yang tidak kenal dengan sosok pahlawan wanita Indonesia yang memperjuangkan hak perempuan. Tanpanya, mungkin semangat kemajuan perempuan tidak akan kita rasakan sampai sekarang. Dia adalah Raden Ajeng (RA) Kartini. RA Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879, dan berasal dari kalangan bangsawan Jawa. Setiap tanggal 21 April kita semua diperingati sebagai hari kartini yang bertujuan untuk mengenang jasa-jasa beliau akan perjuangan memperoleh hak perempuan, khususnya hak dalam memperoleh pendidikan.
Sikap yang dapat diteladani dari RA Kartini adalah : 1) Cinta tanah air, RA Kartini merupakan sosok yang selalu menjunjung tinggi budaya di tanah air Indonesia; 2) Semangat, meskipun banyak rintangan yang menghadang dalam memperjuangkan hak perempuan di Indonesia, namun beliau tetap semangat dan tidak gentar menghadapinya. Sehingga hak perempuan khususnya dalam memperoleh pendidikan bisa didapat dan bisa kita rasakan sampai saat ini; 3) Pintar dan Berwawasan luas, RA Kartini sangat cinta dengan belajar. Baginya belajar bisa dapat dilakukan dimana saja, dengan belajar membuat diri banyak wawasan. Sehingga tidak heran jika ia berhasil membuat sekolah perempuan pertama di Jawa; 4) Mandiri, RA Kartini dikenal sebagai wanita yang mandiri, tidak manja dan tidak bergantung dengan orang lain; 5) Berani, pada masa itu tidak banyak wanita yang berani memperjuangkan haknya untuk mendapatkan kesetaraan dalam pelayanan; 6) Optimis, meskipun hanya lulusan Sekolah Dasar (SD) namun RA Kartini mempunyai cita-cita yang mulia, yaitu menjadi wanita yang cerdas dan sukses. Sehingga beliau berhasil memperjuangkan hak wanita dan mendirikan sekolah wanita pertama di Jawa; 7) Sopan terhadap orang tua, meskipun berbeda pandangan hidup dengan orang tua, RA Kartini tetap sopan dan menurut kepada ibunya yang melarangnya untuk tidak bersekolah. Karena bagi ibunya sekolah bukanlah hal yang utama untuk seorang perempuan; 8) Sederhana, meskipun lahir dari keluarga bangsawan, namun tidak membuatnya untuk bersikap sombong. Beliau mudah bergaul dengan berbagai kalangan.
Kita sebagai pendidik maupun orang tua, dapat mengajarkan nilai-nilai positif yang dimiliki RA Kartini melalui berbagai cara, diantaranya:
- Menceritakan siapa RA Kartini
Kita bisa menceritakan siapakah RA Kartini itu dan bagaimana beliau memperjuangkan hak perempuan dengan versi sederhana dan mudah dimengerti anak.
- Memberikan contoh sikap yang bisa diteladani dari RA Kartini
Tentunya banyak sekali sikap yang bisa dicontoh dari RA Kartini, seperti yang sudah dipaparkan di atas. Untuk itu, pendidik dan orang tua memberikan role model terlebih dahulu agar bisa dicontoh oleh anak.
- Memberikan motivasi kepada anak untuk mengembangkan bakatnya
Cerita dari RA Kartini mengajarkan kepada kita akan semangat dalam belajar. Kita juga bisa menerapkan hal tersebut untuk anak agar tetap semangat belajar dan mengasah kemampuan maupun bakatnya.
- Ikut serta dalam memperingati hari Kartini
Dalam memperingati hari kartini, biasanya di sekolah-sekolah mengadakan acara lomba-lomba seperti mewarnai, menyanyi, dan menari serta memakai pakaian adat. Tentunya acara tersebut dikemas dengan sajian yang menarik sehingga anak akan senang terlibat di dalamnya. Tentunya hal ini akan menjadikan anak semangat untuk mempelajari lebih jauh akan makna hari Kartini.
Nah.. itu tadi ya sahabat utsman, sedikit goresan pena tentang cara memaknai hari Kartini untuk anak usia dini. Meskipun masih dini, anak-anak akan lebih mudah menyerap informasi jika kita secara konsisten memberikannya.. tentunya dengan penyampaian bahasa yang mudah dimengerti serta berikan role model terlebih dahulu yaa.. semoga allah memudahkan..
Semangat perjuangan !!














Leave a Reply