
“Pertama Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.”
28 Oktober 1928 adalah awal Sumpah Pemuda sebagai tonggak awal kebangkitan kesadaran kolektif persatuan perjuangan bangsa yang berbhineka.
Tak mudah menyatukan multi kerjaan, suku, ethnik, bahasa, dan budaya menjadi satu negara, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia. Namun para pemuda telah berhasil. Ini menunjukkan bahwa kita ini bangsa besar dengan otak besar dan karya besar.
Sejarah peradapan bangsa selalu pemuda adalah motor penggeraknya. Jauh sebelumnya, Rosulullah juga berdakwah berangkat dari para pemuda pembinaan Baitul Arqom.
Setiap pemuda mencetak sejarahnya.
Sekarang apa yang akan kau cetak wahai pemuda 2020?
Selamat Hari Sumpah Pemuda.
#sumpahpemuda
#sumpahpemuda2020
#sekolahutsman #sekolahislamsurabayabarat














Leave a Reply